Tempat wisata di kabupaten pinrang

Tempat-tempat wisata di Kabupaten Pinrang

Tempat-tempat wisata di Kabupaten Pinrang
 
Di Kabupaten Pinrang terdapat beberapa Tempat wisata yang terkenal antara lain :
1. Permandian Air Panas Sulilie
 
Permandian ini terletak di Desa Solilie barat kecamatan Patampanua (Jaraknya ± km arah timur kota Pinrang), Waktu perjalanan ± 10 menit melewati jalan darat yang beraspal mulus. Fasilitas yang dimiliki tempat ini adalah pemondokan (tempat peristirahatan) serta kolam mandi. Tempat ini banyak dikunjungi masyarakat, selain untuk berekreasi juga untuk mengobati berbagai penyakit kulit dan reumatik.
Pemandian Air Panas Sulili Ada dua sumber air yang mendukung suplai air untuk pemandian air panas Sulili, salah satunya yaitu sumber air panas yang terletak tidak jauh dari kolam utama tempat berendam, keunikanya ialah sumber air panas ini seolah-olah muncul dari perut bumi dan bukan berasal dari gunung berapi seperti sumber-sumber air panas lainnya yang lazim ditemui. Terletak di lingkungan Sulili, kelurahan maminasae, kecamatan Palleteang, bagian selatan Kabupaten Pinrang
2. Pantai Ujung Tape
Salah satu obyk wisata bahari yang terletak di desa Langga kecamatan Mattiro Sompe ± 25 km arah barat kota Pinrang, Untuk mencapai tempat ini diperlukan waktu perjalanan ± 20 menit melalui jalan darat dan beraspal. Kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri, pada sore hari kita dapat menikmati angin pantai yang sejuk. Pantai Ujung Tape ramai dikunjungi masyarakat utamanya pada hari libur dan hari raya.
3. Permandian Air Panas “Lemo Susu”
Permandian Air Panas “Lemo Susu” adalah salah satu obyek wisata yang terletak di kecamatan Lembang ± 45 Km arah utara kota Pinrang. Berada di atas lahan seluas 20 hektar dengan fasilitas yang tersedia antara lain kolam renang, bangunan-bangunan peristirahatan, pondok karaoke dan lain-lain.
Berada ditempat ini pengunjung dapat menikmati sejuknya udara pegunungan sembari memandangi keindahan alam yang diapit oleh dua buah pegunungan. Jalur darat menuju ke tempat ini beraspal mulus. Sementara harga tiket masuknya tergolong murah, dewasa hanya Rp.5.000, dan anak-anak Rp.3.000. Obyek wisata ini murni dikelola oleh pihak swasta. Pemiliknya bernama Bapak Rahmat.
4. Pulau Kamarrang
Salah satu obyek wisata bahari yang terletak di kecamatan Suppa (± 30 Km arah selatan kota Pinrang). Kawasan ini diapit oleh laut sehingga menarik untuk dikunjungi. Pulau Kamarrang adalah wilayah Kabupaten Pinrang yang berhadapan dengan kota Parepare, sehingga bila kita mau menyeberang ke pulau ini lebih dekat bila anda lewat Pelabuhan Parepare naik perahu tradisional dan hanya memerlukan waktu ± 15 menit.
5. Permandian Air Terjun Karawa
Di kecamatan Lembang terdapat beberapa tempat wisata, salah satunya adalah Air Terjun arah Utara Kota Pinrang, dalam menempuh perjalanan sampai ke tempat ini memerlukan waktu ± 1.7 Jam, jalan menuju ke tempat ini sebagian beraspal dan sebagian pula jalanan pengerasan. Air Terjun Karawa, salah satu obyek wisata alam yang banyak di kunjungi masyarakat, terutama pada hari raya atau hari libur, sebab Permandian Air Terjun ini mempunyai Pesona alam.
6. Rumah Makan Terapung
Rumah Makan Terapung yang terletak di MALIMPUNG kecamatan Patampanua ± 20 Km arah timur kota Pinrang. Tempat ini banyak dikunjungi masyarakat, terutama pada siang hari untuk bersantai sambil memancing ikan di danau.
7. Benteng Paremba
Dengan hamparan pohon buah-buahan berbagai jenis yang sedang tumbuh, mempunyai prospek yang cukup menjanjikan sebagai obyek wisata agro. Letaknya ± 40 Km arah utara kota Pinrang, yaitu tepatnya diperbatasan Kabupaten Polmas, luas kawasan ini mencapai ratusan hektar.
8. Bendungan Benteng
Bendungan Benteng adalah salah satu peninggalan Kolonial Belanda. Pada tahun 1939 bendungan ini dibangun, di mana pada awalnya hanya sebuah survey pada induk bendungan Benteng oleh IR. FRAMA tahun 1927. Bendungan ini mulai dikerjakan pada tahun 1936 dibawah Pimpinan IR.H.M VERWAY. Bendungan Benteng terletak di kecamatan Patampanua, ± 20 km arah utara kota Pinrang. Memerlukan perjalanan ± 20 menit melalui jalan darat.
9. Monumen Lasinrang
LASINRANG, adalah seorang pahlawan legendaris dalam masyarakat Sawitto, di masa penjajahan, Lasinrang dikenal seorang pemberani melawan penjajah. Figur lelaki ini mulai dikenal, ia melawan kekuasaan Belanda dengan taktik Perang Gerilya. Ini terjadi pada tahun 1903. Suatu ketika utusan Belanda mendaangi Addatuang (Raja) yang bermaksud mengadakan kerjasama. Tetapi hal ini ditolak mentah-mentah oleh Raja, sehingga membuat berang serdadu Belanda.
10. Lefa-Lefa Race
Lefa-lefa Race adalah kegiatan perlombaan perahu tradisional yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Pinrang setiap tahunnya dan diikuti oleh puluhan peserta, dan pesertanya adalah masyarakat Pinrang dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung di pantai Ujung Labuang kecamatan Suppa Kabupaten Pirang kurang lebih 25 km arah selatan kota Pinrang, Para peserta saling memacu perahu mereka masing-masing, sehingga menarik untuk ditonton. Di pantai Ujung Labuang ini memang cocok untuk lomba, baik perahu tradisional maupun untuk olah raga berenang. Sebab air laut di tempat ini sangat jernih dan ombaknya tidak terlalu besar.
11. Permandian Balaloang Permai
Air Terjun Balaloang Permai terletak di Desa Pakeng kwc. Lembang ± 30 km arah utara kota Pinrang ± 3 km dari jalan poros polmas Sulawesi Barat Permandian Balaloang Permai memiliki keunikan tersendiri dimana di tempat ini kita bisa menikmati dinginya air yang mengalir dari pegunungan serta kita dapat menikmati indahnya panorama alam yang indah. Lama perjalanan dari kota Pinrang ke tempat hanya menempuh waktu ± 45 menit melalui jalan darat.
12. Air Terjun Kalijodoh
Air Terjun Kalijodoh adalah salah satu obyek wisaa yang trletak di Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang ± 25 km arah utara kota Pinrang, bila kita mengadakan perjalanan ke tempat ini hanya memerlukan waktu 40 menit lewat jalan darat. Air terjun Kalijodoh mempunyai cerita tersendiri. Dan menurut ceritanya, dinamakan Kalijodo karena pada zaman dahulu sepasang muda-mudi berhasil membina rumah tangga setelah datang ke tempat ini untuk bermustajab, memohon do’a kepada Sang Pencipta untuk dipertemukan jodohnya. Hingga saat ini masyarakat Pinrang masih mempercayai cerita tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar